Samsung Galaxy Z Flip8 Hadir dengan Dua Chipset Berbeda
Samsung Galaxy Z Flip8 dirumorkan pakai dua chipset: Exynos 2600 dan Snapdragon, serta bisa jadi seri Flip terakhir Samsung.
Samsung Galaxy Z Flip8 Semakin Dekat dengan Pengumuman
Samsung Galaxy Z Flip8 kian ramai diperbincangkan menjelang pengumuman resminya yang diperkirakan berlangsung 22 Juli 2026. Berbagai bocoran terus bermunculan, mulai dari spesifikasi chipset, konektivitas, hingga kabar yang jauh lebih besar soal masa depan lini clamshell Samsung secara keseluruhan.
Yang menarik dari Galaxy Z Flip8 adalah keputusan Samsung untuk menggunakan dua chipset berbeda tergantung kawasan pemasaran. Keputusan ini menunjukkan pergeseran strategi Samsung dalam mengelola margin keuntungan divisi MX yang tertekan akibat naiknya harga komponen, terutama RAM dan memori flash.

Dua Chipset untuk Dua Kawasan
Berbeda dari Samsung Galaxy Z Flip7 tahun lalu yang sepenuhnya menggunakan Exynos 2500 di semua pasar termasuk Amerika Serikat, Samsung Galaxy Z Flip8 akan hadir dengan dua konfigurasi chipset. Korea Selatan dan Eropa akan mendapatkan versi bertenaga Exynos 2600, sementara wilayah lainnya, termasuk Amerika Serikat, akan menggunakan chip Qualcomm.
Chipset Qualcomm spesifik yang digunakan belum dikonfirmasi, apakah Snapdragon 8 Elite Gen 5 atau Snapdragon 8 Gen 5. Keputusan ini disebut bukan semata soal preferensi pasar, melainkan bagian dari upaya Samsung memperbaiki margin keuntungan. Exynos 2600 disebut lebih murah dibanding chip Snapdragon flagship, dan ketersediaannya relatif lebih terjamin karena pelanggan utamanya hanya divisi MX Samsung sendiri.
Lolos Sertifikasi FCC dengan Dukungan Komunikasi Satelit
Samsung Galaxy Z Flip8 dengan nomor model SM-F776U telah mendapatkan sertifikasi dari FCC. Dari dokumen tersebut, perangkat ini mendukung sejumlah band 5G, Wi-Fi 7 dengan dukungan pita 6 GHz, Bluetooth, NFC, pengisian daya nirkabel, serta DisplayPort.
Satu hal yang cukup menarik perhatian dari dokumen FCC adalah adanya dukungan NB-NTN B255, singkatan dari NarrowBand Non-Terrestrial Network, teknologi yang digunakan untuk komunikasi via satelit. Ini mengindikasikan Samsung Galaxy Z Flip8 kemungkinan akan mendukung komunikasi satelit, memperluas fitur yang sudah lebih dulu hadir di lini Samsung Galaxy S26 series.
- Dua chipset: Exynos 2600 (Korea/Eropa) dan Qualcomm (AS/wilayah lain)
- Wi-Fi 7 dengan pita 6 GHz
- Dukungan komunikasi satelit NB-NTN
- Pengisian daya nirkabel dan DisplayPort
- Lolos sertifikasi FCC
Upgrade Terbatas dengan Desain Engsel Baru
Dari sisi peningkatan fitur, Samsung Galaxy Z Flip8 tampaknya tidak membawa lompatan besar. Kamera disebut tetap sama dengan Samsung Galaxy Z Flip7, kapasitas baterai tidak bertambah, dan kecepatan pengisian daya pun tidak berubah. Namun ada satu perkembangan yang diklaim cukup berarti: desain engsel baru yang diklaim menghasilkan tampilan layar bebas lipatan, sebuah persoalan yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna ponsel lipat.
Seorang orang dalam dari divisi MX Samsung menyampaikan bahwa Galaxy Z Flip series merupakan lini produk yang penggunanya lebih mengutamakan desain dan portabilitas dibanding performa tinggi, sehingga beban penggunaan chip internal terasa lebih ringan dibanding seri Fold. Pernyataan ini mengkonfirmasi bahwa Samsung melihat Flip sebagai produk fashion/lifestyle dibanding flagship performa.
Seri Flip Bakal Tidak Dilanjutkan?
Di balik semua detail spesifikasi itu, ada kabar yang jauh lebih besar tengah beredar. Sejumlah pembocor teknologi ternama menyebutkan bahwa Samsung Galaxy Z Flip8 kemungkinan besar akan menjadi seri clamshell terakhir yang diproduksi Samsung. Perusahaan disebut tidak memiliki rencana untuk menghadirkan Samsung Galaxy Z Flip9.
Sebagai gantinya, mulai akhir 2026 dan memasuki 2027, Samsung dikabarkan akan mengalihkan fokus ke dua model ponsel lipat: Samsung Galaxy Z Fold Standard (atau kemungkinan diberi label Fold Ultra) yang akan diposisikan sebagai perangkat flagship utama, dan Samsung Galaxy Z Fold Wide, model baru dengan proporsi layar yang lebih pendek dan lebar. Perubahan strategi ini disebut sebagai respons Samsung terhadap persaingan global di segmen perangkat lipat yang semakin ketat.
Harga dan Ketersediaan
Samsung Galaxy Z Flip8 dijadwalkan diumumkan pada 22 Juli 2026 bersama Samsung Galaxy Z Fold8 dan Samsung Galaxy Z Fold Wide. Harga resmi belum diumumkan, namun mengingat posisinya sebagai produk premium, Galaxy Z Flip8 kemungkinan akan dibanderol di kisaran harga yang setara atau sedikit lebih tinggi dari Galaxy Z Flip7.
Bagi pengguna Indonesia yang tertarik dengan ponsel lipat clamshell, Galaxy Z Flip8 mungkin menjadi kesempatan terakhir untuk memiliki seri Flip dari Samsung. Namun, jika kabar tentang penghentian lini Flip terbukti benar, pengguna harus beralih ke model Fold yang lebih besar dan mahal di generasi berikutnya.
Samsung Galaxy Z Flip8 bisa jadi seri Flip terakhir yang diproduksi Samsung, seiring rencana perusahaan mengalihkan fokus ke model Fold yang lebih besar.
— BarangBagus
Kesimpulan
Samsung Galaxy Z Flip8 membawa beberapa perubahan menarik termasuk dua opsi chipset dan dukungan komunikasi satelit. Namun, kabar bahwa ini mungkin seri Flip terakhir menjadi berita paling signifikan yang mengelilingi perangkat ini.
Dengan jadwal pengumuman 22 Juli 2026, semua tanda tanya akan terjawab dalam waktu dekat. Bagi penggemar seri Flip, Galaxy Z Flip8 bisa menjadi koleksi terakhir sebelum Samsung beralih ke strategi ponsel lipat yang sepenuhnya berbeda.
Ditulis oleh
BarangBagus
BarangBagus adalah blog gadget Indonesia yang menyajikan informasi spesifikasi, harga, dan ulasan produk teknologi terkini secara objektif dan mudah dipahami.


