Samsung Galaxy Z Fold 8 & Z Flip 8: TKDN Terbit di Indonesia
Tiga perangkat lipat Samsung telah mengantongi sertifikasi TKDN. Simak bocoran spesifikasi Galaxy Z Fold 8 Ultra, Z Fold 8 Wide, dan Z Flip 8.
Pendahuluan
Samsung kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta gadget Tanah Air. Pasalnya, tiga perangkat lipat terbaru dari raksasa teknologi Korea Selatan ini dikabarkan telah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia per Juni 2026. Kabar ini menjadi sinyal kuat bahwa jajaran smartphone lipat terbaru Samsung akan segera meluncur di pasar Indonesia dalam waktu dekat.
Sertifikasi TKDN merupakan salah satu syarat wajib yang harus dipenuhi oleh setiap perangkat elektronik yang akan dipasarkan di Indonesia. Dengan terbitnya sertifikasi ini, artinya Samsung telah memenuhi persyaratan konten lokal yang ditetapkan pemerintah Indonesia. Bagi konsumen Tanah Air, ini berarti mereka bisa segera menikmati teknologi layar lipat generasi terbaru tanpa harus menunggu terlalu lama.

Tiga Model dengan Sertifikasi TKDN
Berdasarkan data yang tercatat di laman P3DN Kemenperin, ketiga perangkat yang diduga kuat sebagai anggota keluarga Galaxy Fold dan Flip generasi terbaru ini terdaftar dengan nomor model spesifik. Masing-masing perangkat telah melewati penilaian kandungan lokal dengan skor yang bervariasi.
Berikut adalah rincian ketiga model beserta nilai TKDN yang berhasil dikumpulkan:
- SM-F776B (Galaxy Z Flip 8): Mencatatkan nilai TKDN sebesar 39,03%. Model clamshell ini dirumorkan menjadi generasi Flip terakhir karena Samsung dikabarkan ingin fokus ke model book-style di masa mendatang.
- SM-F976B (Galaxy Z Fold 8 Ultra): Merupakan varian tertinggi di lini Fold dengan nilai TKDN 36,10%. Model ini diprediksi membawa peningkatan signifikan di sektor kamera dan layar.
- SM-F971B (Galaxy Z Fold 8 Wide): Juga mengantongi nilai TKDN 36,10%, varian ini diprediksi menghadirkan pengalaman seperti tablet mini berkat aspek rasio layar yang lebih lebar dari Fold biasa.
Dengan tiga varian yang berbeda, Samsung tampaknya ingin menjangkau segmen pasar yang lebih luas. Mulai dari pengguna yang menginginkan perangkat kompak dan stylish (Z Flip 8), hingga pengguna profesional yang membutuhkan produktivitas maksimal dari layar lebar (Z Fold 8 Ultra dan Z Fold 8 Wide).
Desain Lebih Segar dan Kembalinya S Pen

Berdasarkan bocoran render CAD yang beredar dari sumber tepercaya seperti @OnLeaks, Samsung masih mempertahankan bahasa desain modern dengan sudut-sudut tegas dan bingkai flat yang menjadi ciri khas lini flagship mereka. Namun, ada satu perubahan fisik yang cukup mencolok: camera bump di bagian belakang kini sedikit lebih tebal, sekitar 5,5 mm.
Ketebalan ekstra pada kamera ini bukan tanpa alasan. Samsung kabarnya sengaja mendesain ulang modul kamera untuk memberikan ruang bagi dukungan S Pen. Fitur stylus ikonik ini sempat dikabarkan absen pada generasi pendahulunya demi mengejar bodi yang lebih tipis. Kini, S Pen hadir kembali untuk menunjang produktivitas pengguna, terutama bagi mereka yang sering membuat catatan, sketsa, atau mengedit dokumen langsung dari perangkat lipat mereka.
Selain itu, lini terbaru ini diprediksi tidak akan menggunakan kamera di bawah layar (under-display camera atau UDC). Samsung dinilai ingin fokus pada kualitas kamera selfie yang lebih optimal dengan punch-hole konvensional daripada mengorbankan kualitas gambar demi estetika layar tanpa lubang.
Layar dengan Lipatan Minimal
Salah satu keluhan terbesar pengguna smartphone lipat generasi sebelumnya adalah bekas lipatan (crease) di tengah layar yang masih cukup terlihat. Samsung dikabarkan telah menemukan solusi untuk masalah ini dengan menerapkan teknologi kaca ultra-tipis ganda atau dual-layer ultra-thin glass (UTG).
Inovasi ini diklaim mampu menyamarkan bekas lipatan secara signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. Baik layar luar (cover display) maupun layar utama (main display) pada Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 sudah mendukung refresh rate 120 Hz yang memberikan pengalaman scrolling dan animasi yang super mulus.
Layar utama Galaxy Z Fold 8 Ultra diprediksi memiliki ukuran sekitar 7,6 inci saat terbentang penuh, dengan resolusi tinggi dan dukungan HDR10+ untuk pengalaman menonton konten yang imersif. Sementara itu, layar cover pada Z Fold 8 dikabarkan akan lebih lebar dari pendahulunya, memudahkan pengguna untuk menjalankan aplikasi tanpa harus membuka perangkat.
Performa Gahar dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Untuk urusan performa, Samsung tidak main-main. Jajaran HP lipat terbaru ini dipersenjatai chipset kasta tertinggi Qualcomm, yaitu Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Prosesor ini dirancang khusus untuk perangkat flagship Samsung dengan peningkatan clock speed dan optimasi AI yang lebih baik dibandingkan versi standar.
Dapur pacu ini akan dipadukan dengan pilihan RAM yang sangat lega, mulai dari 12 GB hingga 16 GB. Untuk penyimpanan internal, Samsung menawarkan opsi mulai dari 256 GB hingga 1 TB, memastikan pengguna memiliki ruang yang cukup untuk aplikasi, foto, video, dan dokumen kerja.
Berita baiknya, Samsung kembali menyertakan sistem pendingin vapor chamber yang lebih besar. Sistem pendingin ini sangat penting untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil saat digunakan untuk multitasking berat, bermain game dengan grafis tinggi, atau merekam video dalam durasi panjang. Dengan pendinginan yang optimal, performa chipset dapat dipertahankan tanpa throttle.
Kamera yang Makin Bertenaga
Sektor kamera menjadi salah satu fokus utama peningkatan pada lini Fold generasi kedelapan ini. Galaxy Z Fold 8 Ultra dikabarkan akan mengusung konfigurasi tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 200 MP dengan sensor besar untuk hasil foto yang detail, kamera ultrawide 12 MP, dan kamera telefoto dengan optical zoom 3x hingga 5x.
Untuk Galaxy Z Flip 8, meskipun tetap mempertahankan desain clamshell yang kompak, sektor kameranya juga mendapat peningkatan. Kamera utama 50 MP dipadukan dengan kamera ultrawide 12 MP. Keduanya didukung oleh pengolahan gambar berbasis AI yang disebut ProVisual Engine, yang mampu mengoptimalkan hasil foto secara otomatis berdasarkan kondisi pencahayaan.
Fitur perekaman video juga tidak kalah canggih. Seluruh lini Fold 8 mendukung perekaman video 8K pada 30 fps untuk kamera belakang, serta 4K pada 60 fps untuk kamera depan. Dukungan gyro-EIS dan AI stabilizer memastikan video tetap mulus meskipun direkam sambil berjalan.
Baterai dan Pengisian Cepat
Samsung juga meningkatkan kapasitas baterai pada lini Fold 8. Galaxy Z Fold 8 Ultra dibekali baterai 5.600 mAh yang terbagi dalam dua sel, sementara Z Fold 8 Wide memiliki baterai 5.300 mAh. Untuk Z Flip 8, kapasitas baterainya dikabarkan mencapai 4.000 mAh, meningkat signifikan dari generasi sebelumnya.
- Galaxy Z Fold 8 Ultra: 5.600 mAh dengan dukungan pengisian cepat 65W kabel dan 25W wireless
- Galaxy Z Fold 8 Wide: 5.300 mAh dengan pengisian cepat 45W kabel dan 15W wireless
- Galaxy Z Flip 8: 4.000 mAh dengan pengisian cepat 25W kabel dan 15W wireless
Seluruh lini Fold 8 juga mendukung pengisian daya nirkabel terbalik (reverse wireless charging) yang memungkinkan pengguna mengisi daya perangkat lain seperti Galaxy Buds atau Galaxy Watch langsung dari ponsel mereka.
One UI 9 dengan Fitur Eksklusif Lipat
Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 akan menjalankan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka One UI 9. Antarmuka ini hadir dengan berbagai fitur eksklusif yang dioptimalkan untuk perangkat layar lipat.
Salah satu fitur andalan adalah Taskbar yang ditingkatkan, memungkinkan pengguna untuk membuka hingga 5 aplikasi sekaligus dalam mode layar terbagi. Fitur Flex Mode juga mendapat penyegaran dengan dukungan aplikasi pihak ketiga yang lebih luas, memungkinkan pengguna memanfaatkan perangkat dalam posisi setengah terbuka untuk berbagai skenario penggunaan.
Kesimpulan
Kehadiran sertifikasi TKDN untuk tiga perangkat lipat Samsung ini menandakan bahwa peluncuran resmi di Indonesia tinggal menunggu waktu. Dengan tiga varian yang mencakup Z Flip 8 yang kompak, Z Fold 8 yang serbaguna, hingga Z Fold 8 Ultra yang menjadi flagship tertinggi, Samsung memberikan opsi yang lengkap bagi konsumen Indonesia.
Peningkatan signifikan di sektor kamera, layar dengan lipatan minimal, performa Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan kembalinya dukungan S Pen menjadikan lini ini sebagai salah satu keluarga smartphone lipat paling menarik di tahun 2026. Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Samsung Indonesia dalam waktu dekat.
Dengan tiga varian berbeda, Samsung siap mendominasi pasar smartphone lipat Indonesia di paruh kedua 2026.
— BarangBagus
Ditulis oleh
BarangBagus
BarangBagus adalah blog gadget Indonesia yang menyajikan informasi spesifikasi, harga, dan ulasan produk teknologi terkini secara objektif dan mudah dipahami.


